Ada tiga cara memakai 1 nomor WhatsApp untuk banyak admin: (1) menautkan perangkat di aplikasi WhatsApp Business, cocok untuk 2–5 orang; (2) memakai WhatsApp Business API lewat aplikasi CRM, tanpa batas jumlah admin dan setiap chat bisa dibagi per agent; (3) Coexistence, yaitu nomor tetap aktif di HP sekaligus terhubung ke API. Untuk tim CS lebih dari 3 orang yang perlu pembagian chat dan laporan kinerja, opsi 2 atau 3 adalah pilihan yang paling aman.
Masalah klasiknya semua bisnis sama: satu HP kantor dipegang bergantian, chat bentrok, pelanggan dibalas dua kali atau malah terlewat, dan tidak ada yang tahu siapa yang lambat membalas. Artikel ini membahas kelebihan, batasan, dan cara setup tiap opsi.
| Perangkat tertaut (app) | WhatsApp API + CRM | Coexistence (app + API) | |
|---|---|---|---|
| Jumlah admin | HP utama + hingga 4 perangkat | Tidak dibatasi perangkat, berbasis akun user | Tidak dibatasi (lewat dashboard) |
| Pembagian chat per agent | Tidak ada | Ada | Ada |
| Laporan kinerja per agent | Tidak ada | Ada | Ada |
| AI / chatbot 24 jam | Hanya balasan cepat | Bisa | Bisa |
| Nomor tetap bisa dipakai di HP | Ya | Tidak (nomor pindah ke API) | Ya |
| Biaya | Gratis | Biaya platform + biaya Meta per pesan | Biaya platform + biaya Meta untuk pesan via API |
| Cocok untuk | Usaha kecil, 2–5 orang | Tim CS 3+ orang, volume chat tinggi | Bisnis yang nomornya sudah lama dipakai di HP |
Aplikasi WhatsApp Business gratis mendukung 1 HP utama ditambah hingga 4 perangkat tertaut (laptop, tablet, atau HP lain). Semua chat, kontak, dan media tersinkron ke tiap perangkat. Menurut Wati, bisnis dengan Meta Verified bisa menautkan lebih banyak perangkat.
Cara setup:
Batasannya:
Cara ini cukup untuk usaha kecil dengan 2–3 orang yang saling kenal ritme kerjanya. Begitu chat masuk puluhan per hari dan CS lebih dari tiga orang, kekacauannya mulai terasa.
WhatsApp Business API (sekarang disebut WhatsApp Cloud API) adalah versi WhatsApp untuk bisnis yang diakses lewat software, bukan aplikasi HP. Nomor dihubungkan ke aplikasi CRM WhatsApp, dan setiap admin login dengan akunnya sendiri di dashboard.
Yang Anda dapat:
Yang perlu diperhatikan:
WhatsApp Coexistence memungkinkan satu nomor yang sudah dipakai di aplikasi WhatsApp Business tetap aktif di HP dan sekaligus terhubung ke Cloud API. Pesan yang dibalas dari HP tercatat di dashboard, dan sebaliknya balasan dari dashboard muncul di HP.
Hal yang perlu Anda tahu sebelum memakai Coexistence (sumber: dokumentasi 360dialog dan Wati):
Coexistence paling cocok untuk bisnis yang nomornya sudah dikenal pelanggan bertahun-tahun dan pemiliknya masih ingin bisa membalas langsung dari HP.
Bisa. Lewat aplikasi WhatsApp Business (HP utama + hingga 4 perangkat tertaut) atau lewat WhatsApp Business API yang dihubungkan ke aplikasi CRM, di mana jumlah admin tidak dibatasi perangkat.
Bisa, jika memakai fitur Coexistence. Tanpa Coexistence, nomor yang dipindah ke API tidak bisa lagi dipakai di aplikasi WhatsApp di HP.
Ada dua komponen: biaya platform atau CRM yang Anda pakai, dan biaya pesan dari Meta untuk pesan yang dikirim lewat API. Beberapa penyedia, termasuk Deintegra, sudah memasukkan biaya Meta ke dalam harga paket.
Di aplikasi WhatsApp Business biasa tidak bisa, karena akses berbasis perangkat. Di aplikasi CRM WhatsApp, setiap admin login dengan akunnya sendiri sehingga setiap balasan dan waktu responsnya tercatat.
Tidak disarankan. Aplikasi tidak resmi melanggar ketentuan WhatsApp dan berisiko membuat nomor bisnis diblokir. Gunakan perangkat tertaut resmi atau WhatsApp Business API.
CRM WhatsApp Deintegra menyatukan semua chat di satu dashboard, membagi chat ke tiap admin, dan AI menjawab 24 jam. Free trial 30 hari, setup gratis.
Lihat CRM WhatsApp Deintegra →