Beranda›Blog›Digital Marketing
Digital Marketing

WhatsApp Business API untuk Online Shop: Cek Stok, Order, Resi, dan Repeat Order

25 Oktober 2026·Dias Nugraha

WhatsApp Business API untuk online shop adalah cara menjalankan penjualan lewat WhatsApp dalam skala besar: satu nomor toko dipakai banyak admin, chatbot AI menjawab stok, ukuran, dan ongkir 24 jam, serta konfirmasi pesanan, resi, dan pengingat keranjang terkirim otomatis. Hasilnya, lebih sedikit pembeli yang kabur karena menunggu balasan, dan pelanggan lama lebih mudah diajak belanja lagi.

Artikel ini untuk brand fashion, kosmetik, makanan, dan toko online lain yang menjual lewat WhatsApp, Instagram, website, atau sekaligus marketplace.

Masalah klasik admin olshop

Alur otomasi WhatsApp untuk online shop

Tahap Pemicu Otomasi Kategori pesan
Tanya produk Chat dari iklan, Instagram, website AI menjawab stok, ukuran, warna, bahan, harga, ongkir Service (gratis bila dari iklan Click-to-WhatsApp)
Rekap order Pembeli siap beli AI merangkum item, ukuran, alamat; admin cek dan kirim total Service
Konfirmasi bayar Bukti transfer masuk Ucapan terima kasih dan estimasi pengiriman Utility
Kirim resi Paket dikirim Nomor resi dan link lacak Utility
Keranjang ditinggal Pembeli tidak menyelesaikan order Pengingat keranjang Marketing
Pasca-pembelian Paket diterima Tanya kepuasan, ajak review Utility
Repeat order Produk habis pakai, restock, launching Penawaran ke pembeli lama Marketing

Contoh percakapan chatbot AI online shop

Pembeli: Kak gamis motif bunga warna sage size L ready?

AI: Ready, Kak! Gamis Motif Bunga warna Sage ukuran L tersisa 4 pcs, harga Rp 289.000. Lingkar dada size L 104 cm, panjang 140 cm.

Pembeli: Ongkir ke Malang berapa?

AI: Ongkir reguler ke Malang sekitar Rp 18.000, estimasi 2–3 hari. Mau saya bantu buatkan pesanannya? Cukup kirim nama, alamat lengkap, dan nomor HP penerima.

Pembeli: (mengirim alamat)

AI: Terima kasih! Pesanan: 1 Gamis Motif Bunga Sage L, total Rp 307.000 termasuk ongkir. Admin kami akan mengirim nomor rekening untuk pembayaran.

Data stok harus diperbarui agar jawaban AI akurat. Untuk toko di Shopify, sinkron katalog tersedia sebagai add-on; untuk toko lain, perbarui file daftar stok secara berkala.

Contoh dashboard CRM WhatsApp untuk online shop: chatbot AI menjawab stok, ukuran, dan ongkir gamis
Contoh inbox CRM WhatsApp Deintegra untuk online shop (data ilustrasi): chat yang dijawab AI, yang belum dibalas, dan yang perlu perhatian staf terlihat dalam satu layar.
Kartu lead otomatis online shop: ringkasan pesanan, alamat pembeli, dan total belanja
Setelah percakapan, AI menyusun kartu lead berisi kebutuhan, waktu, dan anggaran, sehingga staf bisa langsung menindaklanjuti.

Template pesan WhatsApp untuk online shop

Template Kategori Contoh isi
Konfirmasi pembayaran Utility "Pembayaran pesanan {{1}} sebesar {{2}} sudah kami terima. Pesanan dikirim maksimal {{3}}."
Nomor resi Utility "Pesanan {{1}} sudah dikirim via {{2}}. No. resi: {{3}}. Lacak di {{4}}."
Pengingat keranjang Marketing "Kak {{1}}, {{2}} yang Kakak lihat tinggal sedikit. Mau kami tahan stoknya sampai besok?"
Restock Marketing "Yang ditunggu sudah datang: {{1}} restock hari ini! Balas ORDER untuk pesan."

Perkiraan biaya WhatsApp API online shop

Contoh toko dengan sekitar 100 pembeli chat per hari dan 1.500 pesanan per bulan:

Komponen Volume/bulan Perhitungan Biaya Meta
Balasan ke pembeli (service) 9.000 pesan (9.000 − 1.000 gratis) × Rp356,65 Rp2.853.200
Konfirmasi bayar + resi (utility) 3.000 pesan 3.000 × Rp356,65 Rp1.069.950
Pengingat keranjang + restock (marketing) 2.000 pesan 2.000 × Rp586,33 Rp1.172.660
Total Rp5.095.810

Dua cara terbesar menekan biaya untuk olshop:

  1. Arahkan iklan ke Click-to-WhatsApp. Percakapan yang dimulai dari iklan Meta masuk ke jendela gratis, sehingga balasan di dalamnya tidak ditagih.
  2. Jawab dalam satu pesan lengkap. Stok, ukuran, dan harga dalam satu balasan, bukan tiga bubble terpisah.

Penjelasan tarif lengkap ada di artikel biaya WhatsApp Business API.

WhatsApp vs chat marketplace

Online shop yang juga berjualan di Shopee atau Tokopedia biasanya bertanya: kenapa tidak cukup chat marketplace saja?

Pelacakan status pesanan Tokopedia/Shopee dari dashboard tersedia sebagai add-on untuk toko yang memakai keduanya.

Langkah implementasi untuk online shop

  1. Siapkan katalog: nama produk, varian, ukuran (dengan size chart), harga, stok, dan berat untuk ongkir.
  2. Tulis kebijakan toko: retur, tukar ukuran, metode pembayaran, jam proses pesanan.
  3. Hubungkan nomor toko ke WhatsApp API dan buat akun untuk setiap admin.
  4. Latih AI dengan pertanyaan terbanyak dari riwayat chat, lalu uji saat jam ramai.
  5. Ajukan template konfirmasi bayar, resi, dan restock.
  6. Pasang UTM di link WhatsApp dari iklan dan bio Instagram untuk tahu sumber pembeli.
  7. Evaluasi mingguan: chat yang tidak terbalas, produk paling sering ditanya, dan rasio chat menjadi order.

Membandingkan beberapa aplikasi? Lihat alternatif Qontak dan Qiscus untuk CRM WhatsApp.

Selain otomasi WhatsApp, lihat juga strategi digital marketing untuk online seller dari Deintegra, mulai dari iklan sampai tracking leads.

FAQ

Apakah chatbot bisa menjawab stok produk secara real-time?

Bisa jika data stok tersinkron, misalnya lewat add-on sinkron katalog Shopify. Untuk toko tanpa sistem stok terhubung, AI menjawab dari file stok yang diperbarui berkala, dan stok kritis sebaiknya dikonfirmasi admin.

Berapa biaya WhatsApp API untuk online shop?

Biaya Meta dihitung per pesan: marketing Rp586,33, utility Rp356,65, dan service setara utility setelah 1.000 pesan gratis per bulan. Toko dengan sekitar 100 pembeli chat per hari bisa menghabiskan sekitar Rp5 juta per bulan untuk biaya Meta, di luar biaya platform.

Apakah boleh broadcast promo ke semua pembeli lewat WhatsApp API?

Boleh, ke pembeli yang sudah setuju menerima pesan dari toko, memakai template marketing yang disetujui Meta. Broadcast ke nomor yang tidak pernah berinteraksi berisiko membuat nomor dilaporkan dan kualitasnya turun.

Bisakah satu nomor WhatsApp dipakai lima admin olshop?

Bisa. Semua admin login ke dashboard dengan akun masing-masing, chat dibagi per admin, dan owner bisa melihat kinerja setiap admin.

Apa bedanya WhatsApp Business App dan API untuk olshop?

Aplikasi biasa gratis tetapi terbatas perangkat dan tanpa chatbot AI. API berbayar per pesan, tetapi mendukung banyak admin, chatbot 24 jam, pesan otomatis seperti resi, dan laporan.

Admin olshop kewalahan balas "ready kak?"

AI menjawab stok, ukuran, dan ongkir 24 jam, admin fokus closing. Free trial 30 hari, paket mulai Rp 500.000/bulan.

Lihat Paket CRM WhatsApp →
Tags: WhatsApp WhatsApp API Otomasi WhatsApp Online Shop E-commerce